Hubungi Kami Tlp.081265186770.

Kinerja Kepala BPBD Kab.Taput di Pertanyakan.




Tarutung,BPPKRINEWS

Sejumlah Pekerjaan proyek pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab.Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2014  Patut untuk dipertanyakan, betapa tidak sesuai dengan pantauan BPPKRINEWS dilapangan bahwa sejumlah kondisi pekerjaan pada intansi tersebut terlihat sangat memprihatinkan kondisinya dan sarat dengan KKN,  Menurut penjelasan  Ketua  LSM BPPK RI DPD Kab.Taput ,Harapan Sagala AmK diduga instansi terkait lalai dalam pengawasan pekerjaan tersebut,betapa tidak sampai dengan saat ini pekerjaan tersebut masih terbengkalai,padahal dari informasi yang dihimpun bahwa pekerjaan tersebut telah dibayarkan kepada rekanan tersebut, namun juga diduga volume pekerjaan tersebut dengan kondisi dilapangan tidak sesuai spek bahkan diduga adanya pengurangan volume dalam pekerjaan proyek tersebut.Anehnya lagi dalam Dokumentasi Plang Proyek tersebut dengan Cop Dinas Pertambangan dan Energi Kab.Taput  Namun penanggung Jawapnya adalah pelaksana kepala Badan Penangulangan bencana kab.Taput, dan ketika hal itu di konfirmasi Kepada kepala Dinas Pertambangan dan Energi  Alkari Purba merasa bingung dan heran akan hal tersebut dan menyatakan hal itu tidak ada dalam nomenklatur kegiatan Dinas tersrbut. Anehnya ketika hal tersebut dipertanyakan kepada Kepala BPBD Kab.Taput  Drs.S.D.V Sihombing melalui selurernya menyebutkan akan segera memerintahkan staf pengawas proyek tersebut untuk segera turun kelapangan,namun sampai dengan berita ini di terbitkan  kembali tidak ada terlihat kelanjutan dari pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut.

Sebagaimana dikertahui proyek Penangulangan Bencana Alam dan Ruas Jalan Sipoholon-Lobu Singkam Kec.Sipoholon dengan volume Cutting Buket Sepanjang 60 M,Lapisan Pondasi Bawah Kontruksi Telford sepanjang 60 M dan Saluran Szemen sepanjang 70 M. yang dikerjakan oleh CV.BORSAK PUTRA  a/n J S N, dari Sumber dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kab.Taput T.A 2014 dengan nilai pagu anggaran Rp.103.000.000.Tanggal mulai pekerjaan 17 November 2014 dan Tanggal selesai pekerjaan 26 Desember 2014, Namun Sampai dengan tanggal 21 Januri 2015 pekerjaan tersebut terlantar.

Atas carut marutnya pekerjaan proyek tersebut yang menjadi tanggung jawap Kepala pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah Kab.Tapanuli Utara diminta kepada Bupati Kab.Tapanuli Utara untuk mengkaji ulang kinerja bawahannya  tersebut ,sebap proyek Badan Penangulangan Bencana Daerah tersebut menyangkut keselamatan manusia yang mana melihat kondidisi di sekitar pelaksanaan proyek tersebut
sangat rawan dengan bencana alam ujar Sagala (HS/CS)
Share on Google Plus

About www.bppkrinews.com