Hubungi Kami Tlp.081265186770.

Sosialisasi Sustainable Lanscape Patnership (SLP) USAID di Kab.Tapanuli Utara


Tarutung,BPPKRINEWS
Dalam bimbingan dan arahan Bupati Kab.Tapanuli Utara dalam kegiatan Sosialisasi Sustainable LanscapeSosialisasi  Patnership (SL P) yang diwakili oleh Ass II Sekdakab.taput  Parsaoran Hutagalung, bahwa pada tanggal 10 September 2014 yang lalu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama dengan Consevation Internasional Indonesia telah menandatangani  naskah kerjasama tentang program kemitraan pembangunan lanskape berkelanjutan (Sustainable Lanscape Patnership) dalam naskah perjanjian kerjasama tersebut telah disetujui dan menyepakati untuk mengikat diri dalam pelaksannan program kemitraan berkelanjutan dimaksud. Program kerjasama ini merupakan suatu kemitraan antara USAID,The Walton Family Fundation,Pemerintah Indonesia dan Conservation international yang dirancang untuk mengantisipaDalam si perubahan iklim global,memperkuat pertumbuhan ekonomi indonesia,mengurangai gas emisi rumah kaca dan melindungi keanekaragaman hayati melalui hibah inovativ yang
mengkatalisis investasi sektor swasta dalam pembangunan emisi dan memperluas ketersediaan sumber komoditas yang berkelanjutan.

Sosialisasi Sustainable Lanscape Patnership (SLP) yang dilaksanakan di aula kantor Bupati pada Selasa (20/01) ,juga menurut Bupati Kab.Taput dalam pidatonya, bahwa dua dari tiga hal pokok dari visi yang di usung selaku Bupati Kab.Tapanuli Utara berkaitan erat dengan keberadaan alam yaitu Tapanuli Utara sebagi Lumbung Pangan dan Tapanuli utara Sebagai Daerah Wisata dan sekaitan dengan hal tersaebut dengan adanay program kemitraan konservasi bentang alam yang berkalanjutan tersebut,pemkab tapanuli utara meng apresiasikannya sebagai salah satu progam yang mendukung percepetan pencapaian  dan visi,oleh karenanay kepada para SKPD terkait dan stake holder lainnya sangat diharapakan perhatian dan dukungannya untuk mensukseskan program tersebut sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

Melalui kerjasama yang akan dilakukan dengan pihak Conservation International Fondation tersebut akan melakukan 6(enam) terobasan baru yakni; Pembuatan satu Model pembangunan rendah karbon dan menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan kehidupan masyarakat tapanuli utara dan lingkungannya,Peningkatan partisipasi sektor swasta dalam pembangunan berwawasan lingkungan,Pengembangan kegiatan konservasi habitat dan keanekaragaman hayati melelui program pemanfaatn penyerapan/penyimpanan karbon,Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah untuk menunjang pembangunan berkelanjutan,Pemberdayaan dan Peningkatan kapasitas masyarakat melalui pengembangan program-program ekonomi alternatif yang mendukung pelestarian lama,penyadartahuan dan pendidikan keonservasi alam,Sinkornisasi perencannan dan pelaksanaan pembangunan yang di laksanakan melelui APBD agar berwawasan keseimbangan dan kelestarian lingkungan.

Mr.Simon Badcock selaku Chief of Part SLP menyebutkan pihaknya sebagai fasilisator berkomitemen untuk  mensuskseskan program tersebut di Kabupaten Tapanuli Utara dengan harapan adanya dukungan dari semua pihak,juga halnya menurut Imam Santoso seluk Advistor SLP mengutarakan Conservation International (CA) dan USAID akan turut serta membantu pemerintah kab.tapanuli utara sebagai Fasilisator atas kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat terkait dengan program tersebut.Sosialisasi Sustainable Lanscape Patnership (SSLP) yang diselenggarakan oleh USAID dan pemerintah kab.tapanuli utara turut serta dihadiri oleh sejumlah Unsur Pimpinan SKPD,BUMN/BUMD,Staff Ahli Bupati,Camat, Tokoh Masyarakat dan para undangan masyarakat dari Kecamatan. I sner M Manalu selaku pihak dari USAID juga menyebutkan wilayah kerja program tersebut yakni meliputi DAS Bilah yaitu Kecamatan Pangaribuan,Sipahutar dan Garoga,serta DAS Pahae (HS)
Share on Google Plus

About www.bppkrinews.com