BPPKRINEWS,Tarutung
Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan hadiri Acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tapanuli Utara yang dimeriahkan dengan beberapa lomba dan penyerahan hadiah, Selasa (23/09) bertempat di Sopo Partungkoan Tarutung.
“Tanggung jawab orang tua adalah kunci dalam membentuk seperti apa anak kita di masa depan karena waktu yang dimiliki orang tua lebih banyak bersama anak. Tapi ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Pendidikan etika, budi pekerti dan dan disiplin sangat dibutuhkan dalam pendidikan anak-anak kita saat ini karena ini menjadi penentu kesuksesan anak-anak kita di masa yang akan datang,” ujar Bupati Taput mengawali sambutannya.
Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa orangtua sangat perlu menanamkan disiplin bagi anak-anak mulai dari bangun pagi, pembagian tugas di rumah, mandiri dalam menyimpan barang-barangnya sendiri, seperti pakaian sekolah dan alat-alat sekolahnya. Kita galakkan kembali budaya dan sejarah kita dalam mendidik anak, dimana pada zaman dulu Tapanuli Utara banyak membentuk putra-putra Batak yang berprestasi. “Beri perhatian pada anak-anak kita, luangkan waktu untuk memberikan apresiasi setiap prestasi yang diraih anak, sekecil apapun itu. Jangan dipaksa otak anak untuk mencerna setiap teori secara ilmiah tetapi pendidikan etika budi pekerti dan disiplin akan membuahkan hasil yang luar biasa untuk menempa anak-anak yang tangguh kelak,” ujar Bupati menyampaikan.
“Saya juga sangat berharap dukungan dari Tim Penggerak PKK untuk menyampaikan program-program pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara, terutama di sektor pendidikan. Di kecamatan-kecamatan, banyak masyarakat kita yang sudah apaptis akan kemajuan Tapanuli Utara, untuk itu saya sangat mengharapkan peranan Tim Penggerak PKK untuk menyuarakan bahwa anak-anak kita adalah sumber daya yang akan kita kembangkan menjadi asset-aset luar biasa dalam kemajuan Tapanuli Utara. “Tapanuli Utara menjadi kota pendidikan adalah cita-cita saya yang akan kita wujudkan bersama-sama. Universitas Negeri di Tapanuli Utara menjadi salah satu solusi untuk menggapai cita-cita ini. Ini bukan hal yang mudah, tetapi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai ini. Saat ini saya sangat getol melobi dana dari pusat untuk dapat dialokasikan ke daerah kita sehingga percepatan pembangunan di Tapanuli Utara bisa kita capai,” ujar Bupati menambahkan.
Lebih lanjut Bupati Taput menyampaikan bahwa kehadirannya di Taput merupakan panggilan hati nurani untuk memajukan Taput. Taput memiliki kekayaan yang luar biasa yang tidak dimiliki daerah lain. Panas bumi di Taput merupakan terbesar didunia dan saya upayakan agar bagi hasilnya benar-benar untuk rakyat Taput bukan bagi hasil dengan propinsi. Atas izin yang kuasa, apabila kita bahu membahu memajukan Tapanuli Utara, saya yakin kabupaten ini menjadi Kabupaten terdepan di Sumatera Utara,” ujar Bupati Taput mengakhiri.
Peringatan Hari Anak ini yang diselenggaran Bagian pemberdayaan Perempuan juga dimeriahkan dengan beberapa perlombaan, yakni Lomba menyusun balok, Lomba menggambar dengan tema lingkungan bersih dan sehat tingkat SD, Lomba pidato tingkat SMP dengan tema “ciptakan lingkungan kondusif untuk perlindungan tumbuh kembang anak dan lomba martonun ulos untuk anak di bawah umur 18 tahun.(cc.Humas/HS)