Wakil Bupati Taput bersama Muspida Tinjau Pelaksanaan UN di Empat Sekolah
Tarutung,
Bupati Tapanuli Utara diwakili Wakil Bupati Tapanuli Utara Drs. Mauliate Simorangkir didampingi Muspida plus Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Dandim 0210 Tapanuli Utara Baginta Bangun, Wakapolres Taput Sekretaris Daerah Edward Tampubolon, SE, Asisten II dan III serta Kadis Pendidikan meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ke SMA Negeri 1 Tarutung, ke SMA Negeri 2 Tarutung, ke SMA HKBP 2 Tarutung dan SMA Katolik Tarutung, Senin (13/4).
“Integritas siswa menjadi penentu kelulusan siswa. Dengan memiliki integritas, siswa kita akan mampu bersaing baik dikancah nasional maupun internasional. Kami sangat berharap banyak bagi guru-guru yang mengajar di Kabupaten Tapanuli Utara karena salah satu visi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara adalah menjadi lumbung SDM yang berkualitas. Berikan hal terbaik yang anda miliki selaku guru untuk mencerdaskan anak didik kita, bukan hanya kecerdasan intelektual, tapi juga secara emosional dan budi pekerti,” ujar Wakil Bupati mengawali.
Selanjutnya Wakil Bupati menyampaikan bahwa motivasi belajar bagi anak didik tercermin dari motivasi guru dalam mengajar. “Jangan pernah memvonis bahwa anak tersebut tidak mampu, tetapi berikan motivasi dan terus diasah agar kemampuan sianak semakin baik karena kemampuan intelektual si anak tidak sama setiap orangnya. Masa depan anak-anak kita ada ditangan para guru, anda yang menentukan seperti apa mereka di masa depan. Perlu ada kordinasi dan komunikasi yang baik antara orangtua dan guru, sehingga saling mendukung dalam memajukan kualitas pendidikan kita. Ini tugas kita bersama dengan bidang masing-masing. Sampaikan kepada pemerintah hal-hal apa yang perlu difasilitasi, sesuai kemampuan keuangan kita,” ujar Wakil Bupati mengakhiri.
Dalam kesempatan peninjauan itu, Ketua DPRD Tapanuli Utara juga menyampaikan bahwa tugas guru bukan hanya mengajar sesuai SKS yang ditentukan, tetapi secara moral harus memiliki kewajiban bagaimana biar anak didik pintar dan beretika, bukan hanya memenuhi kewajiban sebagai pengajar. Guru harus memiliki motivasi untuk menggali kemampuan anak karena bakat dan talenta setiap anak tidak sama, dengan mengetahui talenta tadi, guru bisa mengarahkan akan kemana si anak melanjutkan sekolahnya.
“Walaupun Ujian Nasional untuk saat ini bukan lagi penentu lulus tidaknya, bukan berarti anak didik tidak lagi belajar dalam menghadapi Ujian Nasional. Tetap harus mengisi kemampuan untuk segala bidang agar nantinya melanjutkan mampu bersaing dengan daerah lain. “Hal yang paling menentukan adalah integritas dan kemampuan si anak,” ujar Wakil Bupati dan Ketua DPRD mengakhiri.
Dalam kunjungan tinjauan UN tersebut, untuk hari pertama berjalan dengan baik, siswa/I lebih tenang dalam menghadapi UN disbanding tahun sebelumnya. Disamping Muspida Plus dan Sekretaris Daerah, Wakil Bupati juga didampingi Asisten II Parsaoran Hutagalung, Asisten III Osmar Silalahi, Kadis Pendidikan Jamel Panjaitan, Kadis Perhubungan Rudi Sitorus dan Kabag Humas Pemkab Taput.(cc HumasKab.Taput)