Bertemat di aula balai data kantor bupati pada kamis(26/6) Bupati Kabupaten Tapanuli Utara menerima kunjungan kerja sejumlah anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan VIII yakni Biller Pasaribu,Aduhot Simamora,Sopar Siburian,Rosylinda Marpanung,serta didampingi oleh kepala dinas kehutanan prop.sumatera utara H.Purba.
Dalam pidato sambutannya,Bupati Kab.Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan menyebutkan kiranya dalam kunjungan tim kerja anggota DPRD Sumut Dapem VIII tersebut diharapkan dapat melihat serta menyerap secara langsung berbagai informasi dan permasalahan aktual dalam hal pelaksanaan pembangunan di wilayah kabupaten tapanuli utara yang nantinya menjadi masukan dalam merumuskan kebijakan -kebijakan yang efektif di tingkat propinsi dalam rangka membantu upya peningkatan pembangunan sumatera utara secara menyeluruh terkhusus kabupaten tapanuli utara.
Sebagaimana diketahui untuk tahun 2012 pemerintah kabaupaten tapanuli utara menerima alakoasi danaBantuan keuangan daearah sumatera utara(BKP-SU) sebesar Rp.45.416.488.000, sementara utuk tahun 2013 Rp.70.344.744.000, serta untuk tahun 2014 Rp.12.957.500.000, atau mengalami penurunan sebesar81,58%..Terkait dengan BPK-SU tahun anggaran 2013 dari total Rp.70.344.744.000 masih ada sisa sebesar Rp.23.291.150.000 yang belum direalisasikan.
Atas hal tersebut Bupati menyampaikan kiranya para anggota DPDR Sumut dapat mendukung agar sisanya dapat segera dicairkan hal ini guna menjaga kepercayaan pihak ke tiga kepada pemerintah kabupaten tapanuli utara serta pemerintah propinsi sumatera utara.
Menurut Drs.Nikson Nabababan pihak pemerintah kabupaten tapanuli utara akan terus berupaya dalam melaksanakan pembangunan di berbagai sektor bidang yang bermuara kepada peningkatan dan kesejahteraan masyarakat ,sehingga dengan adanya dukungan dari berbagai pihak serta dari pihak DPRD Sumut segala kendala atau kemampuan keuangan yang sangat terbatas akan dapat diatasi, untuk itu Bupati menyampaikan adanya perhatian dan dukungan kebijakan pembangunan di kabupaten tapanuli utara dapat di prioritaskan, ujar Drs.Nikson Nababan. (HS)