Hubungi Kami Tlp.081265186770.

Ir.Binsaren Lumban Batu Pilihan yang Tepat (Menuju Bupati Humbahas 2015-2020)



BPPKRINEWS.
Pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bakal digelar pada 2015. Saat ini, banyak kalangan yang menyuarakan nama Ir. Binsaren Lumban Batu sebagai pilihan yang tepat dari beberapa nama yang mulai bermunculan.

Tokoh masyarakat asal Humbahas yang berada di Jabodetabek menyambut baik dan mendukung Surat Keputusan Punguan Toga Marbun dohot Boru (PTMB) Se-Dunia yang menetapkan Ir. Binsaren Lumban Batu sebagai satu-satunya calon bupati Humbahas yang direstui dari marga Toga Marbun untuk maju pada pilkada Humbahas periode 2015-2020 mendatang.

Dalam pengamatannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Humbahas di bawah kepemimpinan St. Drs. Maddin Sihombing, M.Si dua periode belakangan ini berjalan dengan baik, bahkan Humbahas terpilih menjadi kabupaten terbaik dengan laporan keuangan terbersih di Indonesia. Kemajuan Humbahas tersebut dapat dicapai, tuturnya, karena Bupati Maddin Sihombing dapat mengemban amanat dan aspirasi masyarakat sehingga fokus bekerja dan tidak mengejar kepentingan pribadi maupun keluarga.

Benny juga menilai keberhasilan Bupati Maddin Sihombing memimpin Humbahas selama ini tidak lepas dari dukungan pengusaha Ir Donal Sihombing yang selama ini sangat peduli dan tulus mendukung pembangunan di Humbahas tanpa mengharapkan imbalan apa-apa. Untuk itulah, tuturnya, pemimpin Humbahas ke depan harus benar-benar dapat mengikuti jejak Bupati Maddin sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat meningkat dari sebelumnya.

Secara jujur, Benny mengaku dalam pengamatannya ada persamaan antara Ir Donal Sihombing dengan Ir Binsaren Lumban Batu di mana keduanya pengusaha sukses yang berhati emas, senang berbuat tanpa pamrih, dan sama-sama peduli terhadap kemajuan Humbahas tanpa pamrih.

“Selama ini Humbahas sudah dipimpin dengan sangat baik oleh Bupati Maddin, maka penerusnya pun harus yang baik. Bila calon bupati Humbahas yang tampil nantinya masih dari Humbahas atau sekitarnya, maka saya khawatir tujuan mereka tidak murni sebagai pelayan tetapi konsentrasinya akan terpecah antara mengabdi dan mencari kepentingan,” ungkapnya.

Hanya saja, Benny menyarankan karena Binsaren berlatar pengusaha, maka ia sebaiknya berpasangan dengan calon wakil bupati dari birokrat yang selama ini kinerjanya dinilai baik. Dengan demikian, perpaduan pemimpin berlatar pengusaha dan wakilnya birokrat akan menghasilkan pemerintahan yang benar-benar pro rakyat dan pembangunan.

Pada bagian lain, Benny mengapresiasi dengan tinggi kinerja Bupati Maddin yang mampu membawa kemajuan sekaligus mengangkat nama Humbahas di tingkat nasional sebagai kabupaten terbaik di Indonesia dengan laporan keuangan terbersih di Sumut dan Indonesia. Untuk itu, ia menyarankan agar siapa pun bupati terpilih nantinya harus menjadikan prestasi tersebut sebagai patron kemajuan dan motivasi dalam bekerja.

Sebaliknya, Benny berharap agar Bupati Maddin yang mempunyai segudang pengalaman di bidang birokrasi jangan berhenti memberikan masukan nantinya demi kemjuan Humbahas. Sebab, dalam pengamatannya, Bupati Maddin masih energik, mempunyai ide dan gagasan cemerlang, dan sangat layak kembali dipilih sebagai pemimpin di negeri ini pada waktu mendatang.

“Dengan jujur saya katakan, bila Provinsi Tapanuli terbentuk antara 2015-2018, maka Beliau sangat pantas dan wajar sebagai gubernur. Dibutuhkan pemimpin yang bersih dan visioner dalam memimpin Tapanuli maupun Sumut ke depan, seperti Bupati Maddin,” tutur Benny tulus.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum Punguan Toga Naipospos dohot Boru Se-Indonesia (Dunia) Theodorus Marbun, SH, MSi. Ia mengajak segenap warga Toga Naipospos, khususnya Toga Marbun yang ada di bona pasogit dan perantauan bersatu padu dan bergandeng tangan menyikapi penetapan pengurus Punguan Toga Marbun dohot Boru Se-Dunia yang menetapan Binsaren Lumban Batu satu-satunya calon bupati dari Toga Marbun yang direstui.

Dalam pengamatannya, Binsaren adalah figur yang baik, rendah hati, penuh kepedulian, dan pekerja keras. Dengan demikian, bila terpilih menjadi parhobas di Humbahas, maka diharapkan dapat bekerja dengan baik sekaligus membawa perubahan ke arah peningkatan pembangunan dan pelayanan kebutuhan masyarakat.

Khusus kepada warga Naipospos, Theodorus berharap dapat mendukung keputusan pengurus Punguan Toga Marbun dohot Boru Se-Dunia yang ditandatangani oleh Mayjen (Purn) Hotma Marbun. Dengan demikian, tidak ada lagi muncul calon lain nantinya. Sebab, sebelum mengambil keputusan, penilaian pengurus dan tokoh terhadap calon yang akan diusung, tuturnya, penuh dengan pertimbangan, termasuk masalah kapasitas, kapabilitas, dan kemampuan yang dimiliki calon.

Theodorus menyesalkan kejadian pada pilkada Taput di mana ada dua orang calon yang maju sebagai wakil bupati dari Toga Naipospos. Padahal, saat itu karena tidak ada lagi calon kepala daerah yang maju dari Toga Naipospos, maka Theodorus selaku Ketua Punguan Toga Naipospos dohot Boru Se-Indonesia (Dunia) dan Patar Situmeang selaku Ketua Forum Situmeang, Boru. Dohot Bere Se-Dunia telah mendorong dan mendukung Ampuan Situmeang untuk maju sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan St Pinondang Simanjuntak, SH, MSi.

Padahal saat itu, Ampuan Situmeang tidak berniat untuk maju, hanya mematuhi saran pengurus Naipospos dan Situmeang karena tidak ada calon yang berani maju dari Toga Naipospos, salah satu marga terbesar di Taput, Humbahas, Kodya Sibolga, dan Tapteng. Sebab, sebelumnya Maruhum Situmeang gagal berpasangan dengan Pinondang Simanjuntak. Ternyata, setelah Ampuan maju, maka muncul calon lain yaitu Maruhum Situmeang yang saat ini menjabat sebagai Ketua Punguan Situmeang, Boru, dohot Bere Se-Jabodetabek. Akibatnya, suara yang diraih keduanya tidak maksimal. Kejadian serupa diharapkan tidak terjadi pada pilkada Humbahas.(HS)
Share on Google Plus

About www.bppkrinews.com