Bupati Kab./Taput Drs.Nikson Nababan Menyerahkan Prasarana Penyuluh Pertanian secara Simbolis Kepada Kepala BP4K Kab.Taput Ir.SEY.Pasaribu MM.Rabu (17/06).
BPPKRINEWS,Tarutung
“Saya sangat mengharapkan kinerja Penyuluh dalam memajukan sector pertanian kita. Anda adalah guru bagi petani-petani kita. Berikan ilmu anda yang terbaik. Apabila petani-petani kita sukses, itulah keberhasilan anda. Jangan pernah melihat perbedaan sebagai penghalang dalam memberikan ilmu anda sebagai penyuluh. Percayalah, Tuhan pasti akan menghitung prestasi yang anda berikan, jadilah agen-agen perubahan di daerah kita tercinta ini,” ujar Bupati Taput mengawali sambutannya.
Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa keberadaan kelompok tani harus memberikan perubahan berate bagi sector pertanian kita. Alat-alat berat untuk pertanian yang sudah ada dan nantinya akan diserahkan lagi agar para Ketua Kelompok Tani menjadikan para petani yang paling miskin menjadi prioritas. Saat ini, salah satu sector pembangunan yang menjadi prioritas adalah sector pertanian, untuk itu saya sangat mengharapkan kerjasama yang baik antara Dinas Pertanian, Badan Penyuluh, camat dengan penyuluh dan kelompok tani,” ujar Bupati menambahkan.
Pencanangan lahan percontohan tanaman padi (Demfarm) di tiap desa seluas satu hektar diKabupaten Tapanuli Utara adalah program andalan kita dalam menuntaskan kebutuhan pangan di Kabupaten Tapanuli Utara. Untuk itu, akan ada 241 hektar yang akan kita canangkan untuk Tapanuli Utara. “Semua tim ini harus bahu membahu untuk merealisasikan ini hingga kita mampu memanen hamper 2000 ton dari demfarm ini. Bersama kita bisa,” ujar Bupati menambahkan.
“Bantuan dari APBD, APBD dan bantuan lainnya yang telah kita terima adalah uang rakyat, maka kita harus pertanggung jawabkan uang tersebut untuk pembangunan dalam mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan. Seluruh stakeholder harus bekerjasama dalam membebaskan masyarakat Tapanuli Utara dari peta kemiskinan. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga sangat mengharapkan bantuan dari Babinsa Kodim dalam menyampaikan potensi-potensi di wilayah Tapanuli Utara yang masih terisolasi, baik itu dalam bentuk irigasi ataupun kekayaan alam lainnya,” ujar Bupati mengakhiri.
Dandim 0210 Tapanuli Utara diwakili oleh Pabung Kodim Mayor Inf. Sunarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebutuhan pangan bagi siapapun merupakan salah satu kebutuhan pokok yang menunjang kehidupan karena pangan merupakan hak setiap individu yang sudah selayaknya terpenuhi agar hidupnya sejahtera dimana Negara sebagai penanggung jawab,” ujar Sunarto mengawali sambutannya.
“Pembangunan ketahanan pangan pada hakekatnya adalah pemberdayaan masyarakat yang berarti meningkatkan kemandirian dan kapasitas masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan dari waktu ke waktu. Seluruh stakeholder harus berperan aktif dalam menuntaskan kemiskinan sehingga kebutuhan pangan kita dapat kita penuhi sendiri, bahkan kita jual ke daerah lain,” ujar Sunarto mengakhiri.
Bupati Tapanuli Utara didampingi Asisten II dan Seluruh SKPD menyerahkan secara simbolis bantuan-bantuan dimaksud. Turut hadir anggota Kodim 0210, seluruh Penyuluh Pertanian dan Kelompok Tani se-Kabupaten Tapanuli Utara.(hum-ham)