BPPKRINEWS,Pahae.
Hingga sampai dengan pukul 00: 20WIB,Senin (29/12) ratusan kendraan dan ribuan penumpang jurusan lintas Pahae terpaksa harus menghentikan perjalannya, sementara itu puluhan kilometer kenderaan roda empat memadati bahu jalan dari kedua arah.Sesuai dengan penelusuran informasi dilapangan,kemacetan tersebut berawal dari terperosoknnya Truk Trailler pada Minggu pagi (28/12) di Pahae.
Menurut salah seorang pemilik kendaraan yang akan melintasi jalan jurusan pahae, Marsillam kami disini sudah 14 jam tidak bisa lewat,padahal perjalan kita masih jauh menuju Pematang Siantar .Kalau kita mundur lagi via Sibolga sudah tidak mungkin lagi dikarenakan antrian kendaraan yang sudah puluhan kilometer,terpaksalah kita harus menginap dulu di jalan ujar Sagala.
Wilayah Pahae terisolir, sejak pukul 22.00 sampai dengan saat ini kenderaan tdk bisa lewat dari Tarutung menuju Pahae dan sebaliknya sehubungan truck pengangkut alat berat terperogok di Pansurnapitu, hingga saat ini belum bisa di evakuasi sehingga puluhan kilometer kenderaan harus menginap di lokasi.
Dari pantauan di lapangan Truk Trailler penyebab kemecetan tersebut belum di angkat dari lokasi, dari informasi yang di himpun penyebab belum diangkatnya kendaraan truk tersebut disebapkan minimnya alat berat atau sejenisnya untuk mengangkat truk tersebut serta kondisi ruas jalan yang sempit.
Sejumlah pihak pemilik kendaraan roda empat dan para penumpang baik kendaraan pribadi dan angkutan umum yang terjebak macet tersebut sangat menyayangkan lambannya penanganan kemacetan tersebut dari pihak terkait, belum lagi di tambah lagi dengan hujan yang mengguyur di sekitar lokasi kemacetan yang mencapai dua puluh kilometer tersebut.(cc FG)